Fayakhun Andriadi Peduli SEA Games XXVI



Sepertinya sangatlah tepat ketika menyebut Fayakhun Andriadi, Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta sebagai politisi sekaligus cendekiawan. Luasnya wawasan Fayakhun tercermin dari gagasan-gagasannya yang mencoba merambah berbagai bidang. Tidak hanya persoalan politik yang diulas, tetapi persoalan lain seperti persiapan SEA Games XXVI yang diselenggarakan di Jakarta pada 11 sampai 22 November 2011 silam juga turut disoroti.
Melalui akun kompasiana.com, Fayakhun menulis ulasan cukup panjang mengenai persoalan persiapan SEA Games XXVI yang dinilainya kurang maksimal. Fayakhun menulis : “Kaget, gemas, dan tak habis pikir. Pikiran dan perasaan saya bercampur aduk ketika melihat pengerjaan galian gorong-gorong atau saluran air di jalan Sudirman (juga lokasi lainnya seperti belakang Gedung DPR) masih berserakan-berantakan di saat Jakarta kedatangan tamu dari banyak negara terkait pelaksanaan Sea Games XVII (kesemrawutan gorong-gorong ini diliput massif oleh banyak media). Sebegini burukkah manajemen pengelolaan semua hal di DKI Jakarta ini, bahkan hal yang nampak sepele namun amat vital : gorong-gorong, sampai tak terkendali dengan baik?”
Fayakhun menilai, Pemprov DKI Jakarta semestinya bisa menjadikan ajang SEA Games untuk menampilkan wajah Jakarta yang eksotis dan menawan. Fayakhun menulis : “Saya membayangkan, Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Fauzi Bowo akan serius membenahi persoalan sosial dan infrastruktur menjelang kedatangan para tamu. Problem sosial akut sehari-hari yang sering dikeluhkan oleh banyak pihak diselesaikan secara elegan, mulai dari persoalan joki 3 in 1, pedagang kaki lima yang buka lapak semaunya, peminta-minta, wajah semrawut transportasi massa. Namun, saya kecewa.”
Dalam pandangan Fayakhun, kegagalan persiapan SEA Games XXVI merupakan kegagalan Pemprov Jakarta dan pemerintah pusat. Lebih lanjut Fayakhun menulis : “Persoalan di Kota Jakarta memang bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemprov DKI saja melainkan juga pemerintah pusat. Jakarta selama ini menjadi pusat pemerintahan RI sekaligus sebagai sentra perekonomian nasional. Oleh karena itu, pemerintah pusat juga memiliki tanggung jawab untuk menata dan mengembangkan pembangunan.”
Karena itu, Fayakhun menilai perlu ada koordinasi yang terarah antara Pemprov DKI Jakarta dan pemerintah pusat untuk memperbaiki tata kota Jakarta. Tanpa koordinasi yang baik, kondisi Jakarta tidak akan lebih baik. Problem akan terus bermunculan yang justru akan semakin merepotkan pemerintah. Koordinasi itu bisa terjalin manakala ada keterbukaan dari masing-masing pihak dan bersedia menerima masukan.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fayakhun Andriadi, Politik yang Amanah

Ketimpangan Ekonomi dalam Pandangan Fayakhun Andriadi